sore hari

Selain terkenal dengan julukan Kota yang Tidak Pernah Tidur, yang terkenal dengan aktivitas malamnya, Kota Solo juga mempunyai kegiatan-kegiatan di sore hari yang menarik untuk disimak.

Pada saat sore hari terutama di fasilitas-fasilitas publik yang memang ditujukan untuk kegiatan-kegiatan masyarakat, yang tersebar di Kota Solo, seperti Alun-Alun, Kawasan Manahan, serta area publik yang lain selalu diramaikan dengan kehadiran Wong Solo yang ingin sekedar melepas penat setelah seharian beraktivitas sambil menikmati segarnya udara di sore hari. Para orang tua yang memiliki anak Balita, waktu di sore hari digunakan untuk menemani anak-anak mereka bermain sambil menyuapi makan. Bagi kebanyakan anak-anak, waktu di sore hari ini mereka gunakan untuk bermain-main,bersendau gurau dengan teman-temannya.

keramaian ALKID 1

suasana sore hari di alun-alun kidul (selatan)

Selain itu, tempat-tempat seperti daerah sekitar stasiun, bandara juga tak luput dari tujuan untuk melakukan refreshing di sore hari tersebut. Sebut saja di sekitar Stasiun Purwosari, mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, dan juga anak-anak kecil berkumpul untuk ngobrol, bercanda bersama sambil menikmati kereta api yang datang dan berangkat di stasiun tersebut. Hal yang sama juga terjadi di Bandara Adi Sumarmo. Sambil melihat pesawat yang sedang Take Off dan Landing, Wong Solo berkumpul sambil menikmati jajanan yang tersedia di situ. Bagaikan pasar kaget, di situ tersedia jajanan seperti jagung rebus, wedang ronde, ca kue dan macam-macam lainnya.

suasana sore hari di luar bandara adi sumarmo

suasana sore hari di luar bandara adi sumarmo

stasiun purwosari

stasiun purwosari

Selain aktivitas-aktivitas yang ada di fasilitas-fasilitas publik tersebut, yang menarik untuk disimak juga adalah pada saat waktu pulang kerja sore hari terutama di jalan-jalan yang merupakan akses dari dan ke Kota Solo. Banyak pekerja yang berasal dari daerah di sekitar Solo kembali ke daerahnya masing-masing setelah seharian bekerja di pabrik-pabrik, kantor-kantor, proyek-proyek bangunan yang ada di Kota Solo. Mulai dari mereka yang mengendarai sepeda angin, becak, sepeda motor, mobil, memenuhi jalan-jalan tersebut. Fenomena guyub rukun sebagai ciri khas Wong Solo bisa tergambarkan dari aktivitas-aktivitas tersebut di atas..

suasana pulang kerja, jembatan nusukan

suasana pulang kerja, jembatan nusukan

One response

30 09 2010
pur

betul2 spirit of Java…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: